SMKN 2 PURWAKARTA

Cerdas, Inovatif, dan Antusias

Meneladani Nilai-nilai Kepahlawanan pada Kegiatan Pembelajaran Di Masa Pandemi

11 Nopember 2021  | Cep Kusaeri, ST
SMKN 2 PURWAKARTA

Hari Pahlawan Nasional baru saja kita lewati, berbagai kegiatan dalam rangka memperingati dan mengenang Jasa-jasa Pahlawan Tanah Air telah dapat kita saksikan dimana-mana, Lagu-lagu Perjuangan-Kebangsaan menggelora membahana dari Sabang sampai Merauke. Sebuah momen sakral yang membawa kita ke-76 Tahun silam untuk menyaksikan bagaimana para pahlawan bangsa ini membangun bumi pertiwi dan mengantarkan kita menjadi bangsa yang berdaulat sekaligus bermartabat dimata Bangsa-bangsa lain. Setiap napas penderitaan dan pengorbanannya telah memberi pesan dengan jelas tentang bagaimana kita harus memulai, menjalani dan mengakhiri sebuah tujuan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), pahlawan adalah orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani. Sedangkan Kepahlawanan adalah perihal sifat pahlawan (seperti keberanian, keperkasaan, kerelaan berkorban, dan keksatriaan). Jadi, seorang pahlawan harus memiliki sifat berani, perkasa, rela berkorban dan jiwa ksatria. Hari Pahlawan Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 10 November.

Kegiatan Memperingati Hari Pahlawan tahun ini (2021)  cukup berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena dilaksanakan dalam situasi yang masih pandemi Covid-19, meskipun demikian tidak mengurangi kekhidmatan dan kesakralan-Nya. Kita telah menyaksikan bagaimana pandemi ini telah memporak-porandakan berbagai sendi kehidupan, mengantarkan kita pada paradigma baru dalam berbagai aspek sosial khususnya pada dunia pendidikan.

Dalam situasi pandemi ini dunia pendidikan mendapat tekanan yang amat berat, dituntut untuk terus berusaha mencari solusi kreatif dalam menjawab tantangan yang ada. Terlepas dari segala risiko dan keterbatasan, Pendidikan harus tetap maju. Guru sebagai garda terdepan yang bertanggung jawab atas kemajuan bangsa, menjaga martabat dan memajukan peradaban dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Dalam mengemban tugas mulia ini, guru dituntut memiliki Nilai-nilai kepahlawanan. Maju dan berjuang dengan berani, rela berkorban serta berjiwa ksatria sebagaimana yang diamanatkan salah satu Pahlawaan Pendidikan Bangsa Indonesia Ki Hadjar Dewantara dalam semboyannya Tutwuri Handayani di depan, seorang pendidik harus bisa menjadi teladan, di tengah murid, pendidik harus bisa memberikan ide, dan di belakang, seorang pendidik harus bisa memberikan dorongan. Dengan semangat hari pahlawan kita siap menjadi bangsa yang besar yaitu bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya.